Last modified: 2017-08-19
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknologi penggorengan vakum pada buah khas kalimantan barat yaitu cempedak terhadap nilai indeks glikemik (IG) dan beban glikemik (BG). Teknologi penggorengan vakum dapat mengolah buah menjadi bentuk keripik yang dapat dijadikan sebagai alaternatif cemilan sehat. Kelengkapan informasi cemilan sehat tersebut, khususnya untuk makanan yang akan dipasarkan di Kalimantan Barat sangat penting untuk melengkapi nilai IG dan BG karena Kalimantan Barat merupakan salah satu provinsi yang memiliki persentase penderita diabetes melitus (DM) tertinggi di Indonesia. Pengukuran IG dilakukan secara in vivo dengan menggunakan 15 koresponden non penderita DM yang diberikan sampel cempedak segar dan keripik cempedak. Pengaruh teknologi penggorengan vakum diukur dengan melakukan analisis data menggunakan uji t (α=0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi penurunan nilai IG dengan penggunaan teknologi penggorengan vakum terhadap cempedak. Penelitian ini dapat memberikan informasi kepada penderita DM atau rawan menjadi penderita DM karena keturunan khususnya di Kalimantan Barat bahwa keripik cempedak dapat menjadi alternatif sebagai cemilan sehat.
Keywords
References
Arif, A B, Budiyanto A, dan Hoerudin. Nilai Indeks Glikemik Produk Pangan dan Faktor-faktor yang mempengaruhinya. Jurnal Litbang Pertanian. Jakarta. 32(3):91-99.
BPOM. 2011. Pengawasan Klaim dalam Label dan Iklan Pangan Olahan. Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia Nomor HK 03.1.23.11.11.009909. BPOM. Jakarta.
Handayani, L. 2014. Indeks Glikemik dan Beban Glikemik Vegetable Leather Brokoli (Brassica oleracea var.Italica) dengan Substitusi Inulin. Skripsi Universitas Gorontalo. Semarang.
Hoerudin. 2012. Indeks Glikemik Buah dan Implikasinya dalam Pengendalian Kadar Glukosa Darah. Buletin Teknologi Pascapanen Pertanian. Bogor. 8(2):80-98.
Lestari, O A, dan Dewi Y S K. 2016. Aplikasi Penggorengan Vakum untuk Buah Etnik Artocarpus integer sebagai Upaya Meningkatkan Citra Pangan Lokal. Prosiding Seminar Nasional PIPT II 2016. Pontianak.
Lestari, O.A. 2009. Karakteristik Sifat Fisiko-Kimia dan Evaluasi Nilai Gizi Biologis Mi Jagung Kering yang Disubstitusi Tepung Jagung Termodifikasi. Tesis. Institut Pertnian Bogor. Bogor.
Mendosa, D. 2008. Revised International Table of Glycemic Index (IG) and Glycemic Load (GL) Values-2008. Diakses Tanggal 4 April 2017. http://www.mendosa.com/gilists.htm.
Miller, C K., Gabbay R A., Dillon J., Apgar J., Miller D. 2006. The Effect of Three Snack Bars on Glicemic Response in Healthy Adults. J Am Diet Assoc 106. 745-748.
Passos, T U., Sampaio H A C., Sabry M O D., Melo M L P., Coelho M A M., dan Lima J W O. 2015. Glycemic Index and Glicemic Load of Tropical Fruits and the Potential Risk for Chronic Diseases. Food Science and Technology. Campinas. 35(1):66-73.
Powell, P, Holt S H A, dan Miller J C B. 2002. International Table of Gycemic Index and Glycemic Load Values:2002. Am Journal Clinical Nutrition. 76:5-56.
Premanath, M, Gowdappa B H, Mahesh M, dan Babu M S. 2011. A Study of Glicemic Index of Ten Indian Fruits by an Alternate Approach. E-International Scientific Research Journal. 3(1):11-18.
Pirasath, S, Balakumar S, dan Arasaratnam V. 2015. Glycemic Index of Traditional Foods in Northern Sri Lanka. Endocrinology and Metabolic Syndrome. Sri Lanka. 4(1):1-6.
Riskesdas. 2008. Laporan Nasional Riset Kesehatan Daerah Tahun 2007. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. Jakarta.
Robert, S D, Ismail A A S, Winn T, dan Wolever T M S. 2008. Glicemic Index of Common Malaysian Fruits. Asia Pasific Journal of Clinical Nutrition. 17(1):35-39.
Rosanna, Octora Y, Ahza A B, dan Syah D. Prapemanasan Meningkatkan Kerenyahan Keripik Singkong dan Ubi Jalar Ungu. Jurnal Teknologi dan Industri Pangan. Bogor. 26(1):72-79.
Sugiarto, E G. 2015. Perbandingan Antar Indeks dan Beban Glikemik Ketoprak dan Lontong Sayur. Skripsi Universitas Islam Negeri. Jakarta.
Venn, B J., dan Green, T J. 2007. Glycemic Index and Glycemic Load: Measurement Issues and their Effect on Diet-Disease Relationships. European Journal of Clinical Nutrition 61(1):122-131.